Kabid Humas Polda NTT/Kombes Ariasandy
Amanuban Selatan – Meskipun luka-luka dilempari batu, anggota Polda NTT berhasil membekuk pelaku penganiayaan dan pengeroyokan di Besipae, Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS.
Pelaku berinsial NM dilaporkan karena menganiaya seorang staf Badan Aset Pemprov NTT pada 2022. NM beberapa kali dipanggi, namun tidak memenuhi panggilan polisi. Terakhir, polisi melakukan upaya paksa dengan menangkap NM.
Namun, penangkapan tidak berjalan mulus karena mendapat perlawanan dari warga. Sejumlah warga melempari polisi dengan batu yang mengakibatkan Briptu Sidin menderita luka-luka.
“Risiko di lapangan, bersyukur tidak begitu parah,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Aryasandi kepada wartawan di Kupang, Rabu (15/2/2023).
Selain itu, kaca depan mobil operasional Subdit 3 Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT juga karena dilempari batu.
Saat warga melempari polisi dengan batu, polisi sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tidak dihiraukan warga. Menurut Kombes Aryasandi, polisi turun melakukan penangkapan berdasarkan aturan dan sesuai dengan standar operasional prosedur. “Seharusnya kooperatif lebih baik,” ujarnya. (*/mi)
Kupang - Kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI-2) ke Kota Kupang menjadi momen penting yang…
Kupang - Mengakhiri dua hari kunjungan di NTT, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka makan…
Kupang - Dalam rangka mengedukasi dan mengenalkan manfaat dan bahaya listrik sejak dini kepada siswa-siswi…
Kupang - Siswa SD Kaniti di Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, NTT,…
Mataram - Memenuhi permintaan warga sekitar lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor 1,…
Kupang - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan berupa laptop, tas, dan sepatu…