dok lintasntt.com
Kupang – Empat alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material longsoran yang menutup badan jalan Trans Timor sejak Jumat (17/2/2023) malam.
Namun, sampai Minggu (19/2), ruas jalan Trans Timor di Desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang belum bisa dilintasi kendaraan bermotor.
“Tinggi material longsoran mencapai 35 meter dan panjangnya mencapai sekitar 60 meter,” kata Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Kupang, Elfrid V Saneh, Minggu.
Menurut Elfrid, selain alat berat, pembersihkan material longsor juga dilakukan oleh anggota polisi dan TNI. Namun, aktivitas tersebut dilakukan secara hati-hati karena material masih terus turun dari arah gunung.
Pasalnya, ,aterial yang sudah dibersihkan, turun lagi material longsoran baru dari arah bukit.
Musibah tersebut mengakibatkan 63 warga terdampak, terdiri dari 56 orang dari Kelurahan Takari yang berbatasan dengan Desa Noelmina dan dan tujuh orang lainnya berasal dari Noelmina.
Elfrdi mengatakan, warga yang terkena dampak longsor tersebut telah mengungsi ke lokasi yang aman yakni ke rumah keluarga dan rumah tetangga.
Longsor mengakibatkan ruas jalan Trans Timor lumpuh dan sampai Sabtu (18/2) pukul 18.00 Wita, akses transportasi dari dan ke empat kabupaten di Pulau Timor masih lumpuh. Empat kabupaten itu yakni Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka. (mi)
Kupang - Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr berpulang dalam perawatan di…
Kupang - PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) sukses menyuplai pasokan…
Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan tarif timbal balik (reriprocal tariffs) kepada Indonesia…
Kupang - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengimbau masyarakat tetap tenang…
Labuan Bajo, NTT – Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara…
Jakarta- Korban tewas gempa Myanmar tercatat mencapai 2.056 orang sampai 31 Maret 2025, sedangkan korban…