Ilustrasi
Kupang – Bayi berusia 1,8 tahun yang turut dievakuasi bersama ayah dan ibunya ke Rumah Sakit (RS) SK Lerik, Kota Kupang, positif virus korona (covid-19)
Evakuasi berlangsung Kamis (11/6) malam dari kediaman mereka di Kelurahan Oepura, setelah adanya desakan dari warga setempat. Warga minta suami istri postif korona itu dipindahkan perawatannya ke rumah sakit agar mendapat penanganan lebih baik.
Kadis Kesehatan NTT, dokter Dominikus Mere mengatakan bayi tersebut positif korona sesuai hasil pemeriksaan swab. “Saat in dia dirawat bersama orangtuanya yang juga positif korona,” katanya.
Selain sang bayi, juga terjadi penambahan satu positif korona dari Kota Kupang, sehingga selama Kamis bertambah dua positif korona.
Dengan demikian, total positif korona sejak Maret sampai 11 Juni 2020 sebanyak 107 orang, terdiri dari 47 orang sembuh dan 63 orang masih dirawat dan satu orang meninggal (gma)
Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenakan tarif timbal balik (reriprocal tariffs) kepada Indonesia…
Kupang - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengimbau masyarakat tetap tenang…
Labuan Bajo, NTT – Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara…
Jakarta- Korban tewas gempa Myanmar tercatat mencapai 2.056 orang sampai 31 Maret 2025, sedangkan korban…
Jakarta - Upaya apresiasi kepada konsumen pada Lebaran terus dilakukan Pertamina Patra Niaga, kali ini…
Kupang - Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia asal Italia memenangi MotoGP Amerika, Senin (31/3/2025), namun…