Pesan Egaliter Uskup Larantuka kepada Cawagub Johni Asadoma

  • Whatsapp
Uskup Larantuka dan Johni Asadoma / dok lintasntt.com

Larantuka – Calon Wakil Gubernur NTT dari Partai Gerindra, Johni Asadoma (JA) bertemua Uskup Larantuka Mgr. Fransiskus Kopong Kung di Keuskupan San Dominggo Larantuka, Flores Timur, Selasa (6/8/2024) siang.

Pertemuan antara JA dan Uskup Larantuka ini bukan yang pertama. Pertemuan pertama pada 2019, saat JA menjabat sebagai Wakapolda NTT. Selanjutnya, pertemuan kedua terjadi saat JA menjabat Kapolda NTT dan menghadiri Semana Santa pada 2023. Karena itu, pada pertemuan Selasa, merupakan pertemuan ketiga kalinya, sehingga nampak keakraban antara dua tokoh NTT ini.

Dalam kunjungan tersebut, JA didampingi tim sukses dari partai koalisi dan relawan, namun saat pertemuan hanya dilakukan secara empat mata yakni antara Uskup dan Cawagub JA.

Daalam pertemuan itu, Uskup Mgr. Fransiskus Kopong Kung mengatakan, salah satu hal yg menyebabkan NTT mendapat atribut ‘tertinggal’ adalah karena pemikiran di dalam masyarakat yang mash bersifat primordial atau terkotak-kotak berdasarkan suku, agama, wilayah geografis dan sebagainya. Hal ini yang mnyebabkan pembangunan tidak merata untuk seluruh masyarakat.

Karena itu, Uskup berpesan agar model pemikiran seperti itu dikikis perlahan-lahan gara tercipta pemikiran yang egaliter, baik oleh pemimpin di NTT maupun oleh masyarakat.

“Pemimpin juga harus mempunyai cara pandang sama atau satu hati di dalam memimpin. Pemimpin tidak harus keras apalagi kasar di dalam gaya kepemimpinnya, namun tetap diperlukan ketegasan dalam memimpin,” ujarnya.

Adapun Uskup Mgr. Fransiskus Kopong Kung tahu latar belakang JA sebagai mantan petinju, menganalogikan bahwa memimpin itu seperti seorang petinju yg sedang bertanding di atas ring.

“Seorang petinju tahu kapan harus melontarkan pukulan yang keras dan kapan harus melomtarkan pukulan yang setengah kekuatannya, kapan harus menghindar atau mengelak, dan kapan harus bertahan, serta kapan harus menyerang dan sebagainya,” kata Uskup Mgr. Fransiskus Kopong Kung Jadi, lanjutnya, filosofi kepemimpinan itu ada dalam dunia tinju.

Keduanya juga mendiskusikan berbagai permasalahan yang dihadapi di NTT dan menyarankan agar fokus dalam mencari solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi, seperti kemiskinan, pengangguran,stunting.

Sebelum pertemuan berakhir, Uskup merestui dan mendoakan cawagub JA untuk mendampingi cagub Melkiades Laka Lena (MLL) dalam kontestasi Pilgub NTT November 2024 mendatang. “Pertemuan diakhiri dengan foto bersama cawagub dan seluruh team bersama bapak uskup Larantuka,” kata Johni Asadoma. (*/gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *